Menu Close

Begini Tips Mengatur Keuangan Ala Adele, Bahkan Harus Pelit Sama Diri Sendiri

Delay of Gratification yaitu suatu proses penundaan kepuasan sesaat yang dipengaruhi oleh tujuan dimasa mendatang dan nilai dari tujuan serta bagaimana pengalaman lampau individu dalam menunda kepuasan sesaat. Ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain. Kesadaran diri juga bisa membuat kita untuk mengambil keputusan yang lebih baik.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Journal of Public Health pada 2015 menemukan bahwa hanya sebuah sesi singkat kegiatan berkebun dapat menghasilkan peningkatan signifikan pada temper dan shallowness Anda. Jika Anda tinggal di kota besar dan tidak memiliki lahan untuk berkebun, cobalah bergabung dengan komunitas berkebun. Anda akan merasa lebih bahagia dan lebih rileks setelah setiap kali melakukan kegiatan bercocok tanam ini. “Rasanya sangat sulit untuk mendapat pandangan yang akurat tentang orang lain, apalagi jika hanya berdasarkan tampilan on-line,” ujar Linda Blair, psikolog klinis dari Inggris seperti dikutip oleh The Guardian. “Anda membandingkan diri Anda dengan fantasi yang akan membawa pada usaha yang berlebihan atau kekecewaan.” Linda Blair menyarankan agar Anda fokus terhadap apa yang Anda ingin raih.

Tapi, yang perlu digaris bawahi adalah manajemen waktu mutlak dibutuhkan oleh mahasiswa agar dapat survive di kampus. Pengalaman Adele ini bisa dijadikan salah satu trik atau cara mengatur keuangan usaha. Fokuslah pada bisnis tapi usahakan untuk memikirkan kualitas di awal proses agar hasilnya berbuah manis. Jika ketrampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi, maka ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia. Seseorang yang telah memiliki kemampuan untuk mengendalikan diri maka dia dapat untuk mengelola emosi dan impuls yang merusak dengan efektif.

Tetapi tanpa memahami pentingnya manajemen waktu, tujuan-tujuan ini bisa menganggur saja tanpa batas. Misalnya, mungkin salah satu sasaran anda adalah menjalani gaya hidup yang lebih sehat tetapi kamu sendiri tidak dapat mengatur waktu untuk olahraga. Dengan menyediakan waktu untuk memperhatikan kesehatan Anda, Anda dapat membuat perubahan yang diperlukan dan diinginkan dengan cepat. Anda jangan pernah menganggap emosi negatif atau positif itu baik atau buruk. Emosi adalah sekedar sinyal bagi kita untuk melakukan tindakan untuk mengatasi penyebab munculnya perasaan itu. Jadi emosi adalah awal bukan hasil akhir dari kejadian atau peristiwa.

Seseorang yang rajin belajar berarti dia memiliki komitmen dalam belajar. Dilain sisi, seseorang yang rajin mengetahui caranya sendiri untuk bersenang-senang. Hal ini dilakukan agar proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Meskipun pada awalnya susah, secara perlahan-lahan kamu akan menyukainya. Memperlambat dan mengatur napas, tidak akan membuat emosi hilang. Namun, tetap saja latihan pernapasan ini dapat membantu Anda mengendalikan diri dari reaksi ekstrem akibat emosi yang meluap-luap.

Ketika merasakan emosi yang positif, tentu akan berdampak baik pada setiap hal yang Anda lakukan. Pengelolaan waktu menjadi penting untuk dilakukan, mengingat banyak hal yang berpotensi akan membuang waktu kalian dengan percuma, misalnya stalking akun-akun Instagram seharian. Tidak masalah jika kalian menjadikan aktivitas semacam itu sebagai hiburan. Namun kalau sampai kebablasan, artinya kalian belum bisa mengatur waktu, lho. Mulailah membagi waktu untuk masing-masing kegiatan sesuai dengan daftar atau rencana yang telah kalian buat.

Sehingga tidak ada waktu yang akan terbuang sia-sia dan target kalian segera tercapai. Menghentikan kebiasaan buruk tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk melatih psychological. Namun, Anda tidak perlu melakukan perubahan secara drastis dan tiba-tiba. Misalnya, dibanding bertekad untuk makan sayur lebih banyak, Anda bisa mulai dengan berhenti mengonsumsi makanan kemasan seperti snack saat sore hari.

Mengatur diri sendiri

Jadi supaya Bayu bisa mengungguli Andre dia harus belajar lebih dari satu jam dengan catatan Andre tiap hari belajarnya cuman setengah jam. Dari tanda-tanda tersebut harusnya kita sebagai manusia harus sadar kapan harus berhenti dan kapan harus melanjutkan pekerjaan, nah hal tersebutlah yang disebut dengan memanajemen diri dengan baik. Harusnya mengetahui diri sendiri ini sudah dilakukan ketika masi anak-anak, sehingga bisa mengetahui mana yang menjadikan minat dan bukan, karena ini berdampak pada cara yang kita lakukan untuk meraih tujuan yang di inginkan. Dan bila kita sebagai individu kita harus mengetahui kita ini orangnya seperti apa supaya nantinya kita bisa mudah untuk memanajemen diri kita.

Dan, untuk bisa fokus maka Anda harus tahujalan sukses Tahu kekuatan Anda, keunikan Anda dan asahlah terus itu. Kita akan merasa semakin bahagia dengan kehidupan kita, ketika kita merasa bahwa kehadiran kita di dunia benar-benar memberi manfaat bagi orang lain. Mulai dari sekarang, ulurkanlah bantuan apapun yang kita miliki untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan kita. Beberapa orang bisa menciptakan sesuatu dengan mendirikan bisnis, membuat promosi pemasaran yang kreatif dan inovatif, membentuk grup sosial untuk membantu banyak orang, dan lain sebagainya.

Mengelola waktu dengan baik mengarah pada lebih banyak peluang dan lebih sedikit waktu yang terbuang untuk kegiatan sepele. Keterampilan manajemen waktu yang baik adalah kualitas utama yang dicari oleh pemberi kerja. Kemampuan untuk memprioritaskan dan menjadwalkan pekerjaan sangat diinginkan untuk organisasi mana pun.